Gus Yahya Copot Gus Ipul Sebagai Sekjen PBNU

-
Jumat, 28 Nov 2025 17:57 WIB

No Comments

IMG-20251128-WA0078

JAKARTA, Vibrasi.co — Rapat Harian Tanfidziyah PBNU pada Jumat siang di lantai 8 Gedung PBNU, Jakarta, memutuskan sejumlah rotasi jabatan penting di lingkungan kepengurusan. Keputusan tersebut sekaligus mengonfirmasi informasi yang sebelumnya beredar di media sosial terkait pergantian Sekretaris Jenderal Saifullah Yusuf atau Gus Ipul.

Jabatan Bendahara Umum PBNU juga mengalami pergantian. Dari Gudfan Arif Ghofur keSumantri Suwarno.

Dalam rapat yang dipimpin langsung oleh Ketua Umum PBNU, KH. Yahya Cholil Staquf, memutuskan bahwa Drs. Saifullah Yusuf atau Gus Ipul, tidak lagi menjabat sebagai Sekretaris Jenderal PBNU. Ia pindah ke posisi Ketua PBNU bidang Pendidikan, Hukum, dan Media. Jabatan Sekjen kini jatuh kepada Dr. Amin Said Husni, yang sebelumnya merupakan Wakil Ketua Umum PBNU bidang Organisasi, Kaderisasi, dan Keanggotaan (OKK). Posisi Waketum bidang OKK yang sebelumnya milik Amin Said Husni berganti oleh KH. Masyhuri Malik.

Sementara itu, Gudfan Arif Ghofur turut mengalami rotasi dari jabatan Bendahara Umum menjadi Ketua PBNU bidang Kesejahteraan. Posisi Bendahara Umum selanjutnya milok oleh H. Sumantri Suwarno.

Langkah rotasi tersebut, sebagaimana dijelaskan dalam risalah rapat, dilakukan untuk meningkatkan efektivitas, kinerja organisasi, dan mengurai penyumbatan birokrasi internal. Termasuk persoalan mandeknya banyak SK di meja Sekjen yang ternyata menghambat jalannya organisasi.

Risalah rapat oleh PBNU juga menegaskan bahwa rotasi jabatan telah sesuai ketentuan Anggaran Rumah Tangga (ART) NU Pasal 94 serta Peraturan Perkumpulan Nomor 10 Tahun 2025 dan Nomor 13 Tahun 2025. Dengan demikian, keputusan perpindahan jabatan sepenuhnya berada dalam kewenangan Pengurus Besar Harian Tanfidziyah PBNU.

Selain rotasi jabatan, rapat turut menyimpulkan perlunya penyempurnaan draf Roadmap NU 2025–2050. Kemudian penataan ulang penggunaan ruangan di gedung PBNU. Serta pembahasan lebih lanjut atas sejumlah masukan dari Rais dan Ketua PWNU se-Indonesia terkait persiapan Harlah NU. Seluruh hasil rapat akan meluncur ke Rapat Harian Syuriyah dan Tanfidziyah untuk pembahasan lanjutan.

Share :

Posted in ,

Berita Terkait

Rekomendasi untuk Anda

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

iklanIKN

Berita Terbaru

Rekomendasi Untuk Anda

Berita Terpopuler

Share :