- Regional
Minggu, 05 Mei 2024 19:02 WIB
Jakarta, Vibrasi.co–Pasukan gabungan TNI-Polri Satgas Nanggala Kopassus menggelar operasi perebutan kembali Distrik Homeyo di Kabupaten Intan Jaya yang sempat diduduki OPM selama tiga hari.
Dalam operasi itu, Satgas Nanggala Kopassus juga berhasil mengevakuasi jenazah Alexander Parapak, yang menjadi korban serangan dari OPM
Demikian jelas Panglima Kogabwilhan III Letjen TNI Richard Tampubolon yang memberikan informasi sekaligus update situasi Distrik Homeyo, Kabupaten Intan Jaya, dalam keterangan resminya, Minggu (5/5/2024).
Letjen Richard menjelaskan, OPM pimpinan Keni Tipagau melakukan penyerangan pada 30 April 2024. Kelompok OPM tersebut melakukan aksi brutal dengan menembaki kompleks Polsek Distrik Homeyo.
Selain menembaki Polres Distrik Homeyo, OPM juga melakukan aksi-aksi sporadis. yakni membakar satu SD Inpres, dan membakar empat rumah masyarakat.
“Puji Tuhan kerja keras daripada prajurit-prajurit dan tim kecil Nanggala tersebut dalam waktu 20 menit berhasil menduduki Distrik Homeyo meskipun pada saat akan landing mendapatkan tembakan-tembakan dari kelompok-kelompok OPM,” kata Richard.
Richard menegaskan, pasukannya akan terus berupaya mengembalikan situasi keamanan di wilayah tersebut.
“Dan tadi pagi kita berhasil menggunakan Heli TNI mengevakuasi jenazah almarhum, remaja yang tidak bersalah dan tidak berdosa atas nama saudara Alexander tersebut,” ucap Richard.
Ia melanjutkan, saat ini situasi di Distrik Homeyo sudah kembali berangsur pulih. Ia pun memohon doa dari masyarakat untuk perjuangan para prajurit yang bertugas di lapangan.
“Salus Populi Suprema Lex Exto, yang berarti keselamatan rakyat merupakan hukum tertinggi,” tegasnya.
Menurut laporan, masyarakat juga sudah mulai melakukan aktivitas ekonomi di distrik tersebut meskipun belum secara keseluruhan. Harapan Letjen Richard, mulai besok, Senin (6/5/2024) aktivitas masyarakat kembali normal.
Posted in Regional