Mengintip Kekuatan Irak, Calon Lawan Indonesia Nanti Malam

-
Kamis, 02 Mei 2024 09:06 WIB

No Comments

indonesia lawan guinea

Jakarta, Vibrasi.co–Timnas U-23 Indonesia akan berhadapan dengan Irak dalam pertandingan perebutan tempat ketiga Piala Asia U-23 2024 malam ini, Kamis (2/5/2024) di Stadion Abdullah bin Khalifah, pukul 22.30 WIB. Bagaimana kekuatan tim Irak saat ini? Mari kita simak.

Babak penyisihan grup

Irak tergabung di Grup C bersama Arab Saudi, Thailand, dan Tajikistan. Boleh dibilang Irak lolos dari fase grup karena ada faktor keberuntungan.

Tim ini memulai turnamen dengan start buruk, di laga pertama mereka kalah dari Thailand 0-2. Kekalahan ini langsung membuat Irak terlempar ke dasar klasemen setelah di pertandingan lainnya Arab Saudi mengalahkan Tajikistan 4-2.

Sampai laga pertama, susunan klasemen Grup C dipimpin oleh Thailand, lalu Arab Saudi, Tajikista, dan Irak. 

Selanjutnya, di pertandingan kedua, Irak sukses bangkit dengan menekuk Tajikistan 4-2. Sementara Thailand kalah telak 0-5 dari Arab Saudi. kali ini gantian Arab Saudi yang memimpin klasemen, sementara Thailand peringkat kedua dan Irak peringkat ketiga.

BACA BERITA LAINNYA : Hasil Piala Thomas dan Uber Cup 2024 Indonesia Melaju ke Perempat Final

Di laga penentuan Grup C, Irak dalam posisi tidak menguntungkan. Sebab mereka harus bertemu dengan Arab Saudi, sementara Thailand hanya bertemu Tajikistan yang notabene dianggap tim terlemah di Grup C.

Tetapi keberuntungan berpihak pada Irak. Arab Saudi di laga melawan Irak tidak menurunkan tim utama karena sudah lolos ke babak perempat final. Sehingga mereka seolah ingin ‘melepas’ laga ini.

Irak akhirnya menang melawan Arab Saudi dengan skor 2-1, sementara Thailand yang seharusnya bisa menang lawan Tajikistan justru keok 0-1 di menit-menit akhir.

Akhirnya Irak melonjak ke peringkat pertama klasemen, disusul Arab Saudi, sementara Thailand dan Tajikistan tersingkir.

 

Perempat final

Di perempat final, Irak bertemu wakil Asia Tenggara Vietnam. Dalam pertandingan ini, Irak memang tampil dominan denan pengusaan bola mencapai 68% sedangkan Vietnam hanya 32%, akan tetapi Irak kesulitan membobol gawang Vietnam. 

Irak menciptakan gol dari titik putih lewat eksekusi striker mereka, Ali Jassim di menit ke-64. Gol ini menjadi satu-satunya gol pada pertandingan tersebut.

Kemenangan 1-0 atas Vietnam membawa Irak melajua ke babak semifinal melawan Jepang.

Semifinal

Di semifinal, gantian Irak yang tidak berkutik di hadapan Jepang, tim ini kalah 0-2 dari Samurai Biru. Statistik menyebutkan Irak hampir kalah segalanya dari Jepang.

Jepang menguasai pertandingan dengan ball possesion 57% berbanding 43%, lalu Jepang juga melakukan 16 kali usaha dengan shoot on target mencapai 10 kali.

Sedangkan Irak mencatat 11 kali usaha tendangan ke gawang Jepang dengan hanya mencetak 3 kali shoot on target.

 

Produktivitas Irak vs Indonesia

Di fase grup, Irak mencetak 6 gol dan kebobolan 5 gol atau dengan selisih gol 1. Sementara Indonesia sedikit lebih unggul dengan mencetak 5 gol dan kebobolan 3 gol atau dengan selisih gol 2.

Lalu di babak perempat final, Indonesia lebih perkasa dengan mencetak 13 gol ke gawang Korsel. Gol-gol tersebut tercipta pada waktu normal sebanyak 2 gol dan adu penalti 11 gol. Sedangkan Irak di babak perempat final hanya mencetak 1 gol ke gawang Vietnam.

Selanjutnya di semifinal, Irak dan Indonesia sama-sama menderita kekalahan dengan selisih 2 gol. Irak tumbang 2-0 dari Jepang, Indonesia juga kalah 2-0 dari Uzbekistan.

Dari akumulasi mencetak gol tanpa menghitung adu penalti Indonesia vs Korsel, maka produktivitas Indonesia dan Irak sama. Kedua tim sama-sama sudah mencetak 7 gol, tapi dari segi kebobolan Indonesia lebih baik, Irak kebobolan 7 kali, Indonesia 5 kali.

Waspada penalti 

Indonesia harus mewaspadai gerakan pemain depan Irak karena 7 gol Irak, 3 di antaranya melalui titik putih. Karenanya Indonesia harus waspada depan Irak seperti Ali Jassim yang terkenal lincah menusuk kotak penalti lawan.

Karena kelincahannya, Ali Jassim kerap mendapat pelanggaran dari lawan sehingga menghasilkan penalti. Irak juga memiliki postur dan fisik pemain yang lebih tinggi.

Tim ini pastinya bakal memainkan umpan-umpan silang dari kanan dan kiri pertahanan lawan. Dengan memanfaatkan postur tubuh, umpan-umpan silang Irak bakal membahayakan pertahanan Indonesia.

 

 

Share :

Posted in

Berita Terkait

Rekomendasi untuk Anda

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

iklanIKN

Berita Terbaru

Rekomendasi Untuk Anda

Berita Terpopuler

Share :