- Index
Rabu, 24 Apr 2024 14:56 WIB
Jakarta, Vibrasi.co–Prabowo Subianto mengajak semua pihak harus kembali rukun demi kemajuan bangsa dan negara. Hal itu saat mengucapkan pidato sebagai presiden terpilih di gedung KPU, Jakarta, Rabu (24/4/2024).
Prabowo menyampaikan pidato seusai ditetapkan sebagai Presiden Terpilih Pemilu 2024 oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) setelah gugatan Anies-Cak Imin dan Ganjar-Mahfud ditolak oleh MK.
Dalam acara penetapan itu, hanya pasangan calon nomor urut 1 yang hadir. Sementara, Ganjar Pranowo dan Mahfud MD terlihat tidak menghadiri acara itu.
Dalam pidatonya, Prabowo menyebut pertandingan yang sangat penting ini telah selesai. Ia lalu mengajak semua unsur pimpinan untuk saling bekerjasama.
“Pertandingan selesai, pertandingan yang sangat penting, kontestasi yang sangat penting, ini yang diminta rakyat, rakyat membutuhkan pilihan. Setelah ini rakyat menuntut semua unsur pimpinan harus bekerja sama. Harus kolaborasi. Untuk membawa kebaikan untuk membawa kesejahteraan, membawa kemakmuran untuk menghilangkan kemiskinan. Menghilangkan kelaparan, menghilangkan korupsi di bangsa Indonesia,” kata Prabowo.
Selanjutnya, Prabowo juga sempat menyinggung bahwa ia memahami perasaan Anies-Cak Imin.
“Kontestasi telah selesai, pertandingan telah selesai. Kita semua lelah. Dan mungkin ada di antara kita yang tidak puas, yang kecewa. Mas Anies, Mas Muhaimin, saya pernah berada di posisi Anda. Saya tahu senyuman Anda berat sekali itu. Tapi ini tuntutan rakyat kita. Kalau kontestasi adem-adem saja, kalau kontestan itu tidak tajam dan tidak keras, namanya bukan pilihan untuk rakyat,” kata Prabowo.
Di akhir pidatonya, Prabowo mengajak semua elemen bangsa untuk kembali rukun membangun bangsa.
“Kita harus rukun, apakah bersatu itu berada di dalam pemerintahan atau di luar pemerintahan. Kita sama-sama kita berjuang, untuk rakyat kita. Sama-sama kita berjuang untuk dengan secepat-cepatnya membawa kebaikan,” tutup Prabowo.