Begini Cara Cek Lokasi Aman di Dekat Erupsi Gunung Ruang

-
Sabtu, 20 Apr 2024 12:56 WIB

No Comments

lokasi aman gunung ruang

Jakarta, Vibrasi.co–Berdasarkan data dari Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), Kementerian ESDM, telah terjadi peningkatan aktivitas Gunuang Api Ruang Kab. Sitaro, Provinsi Sulawesi Utara dari Level III (Siaga) ke Level IV (Awas) pada Rabu (17/04/2024).

Terkait dengan hal tersebut, Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) BNPB, berinovasi untuk memberikan Kemudahan bagi masyarakat, petugas, pengunjung dan para wisatawan untuk mendapatkan informasi penting terkait posisi aman di Kawasan Rawan Bencana (KRB) Gunung Api Ruang di Kab.Sitaro, Provinsi Sulawesi Utara, berupa pembuatan Cek Posisi GA Ruang yang Dapat di akses melalui tautan : https://bit.ly/cekposisigunungruang

Berikut adalah pembagian Kawasan Rawan Bencana (KRB) Gunung Api Ruang :
– Garis merah (KRB III) menunjukan wilayah selalu terancam hujan abu lebat dan lontaran batu pijar berdiameter lebih dari 6 cm.
– Garis merah muda (KRB II) menunjukan wilayah berpotensi hujan abu lebat dan lontaran batu pijar berdiameter antara 2-6 cm.
– Garis Kuning (KRB I) menunjukan wilayah berpotensi terlanda hujan abu dan kemungkinan dapat terkena lontaran batu pijar berdiamater kurang dari 2 cm.
– Garis Biru menunjukan wilayah tidak boleh ada kegiatan manusia dalam radius 6 Km dari kawah gunung Ruang dan harus dipasang rambu larangan.

 

Berdasarkan rekomandasi dan evaluasi dari PVMBG, Rabu, 17 April 2024, pukul 21.00 WITA, Gunung Api Ruang sebagai berikut :

1. Masyarakat di sekitar G. Ruang dan pengunjung/wisatawan agar tetap waspada dan tidak memasuki wilayah radius 6 km dari pusat kawah aktif G. Ruang.

2. Masyarakat yang bermukim pada wilayah P. Tagulandang yang masuk dalam radius 6 km agar segera dievakuasi ke tempat aman di luar radius 6 km.

3. Masyarakat di Pulau Tagulandang, khususnya yang bermukim di dekat pantai, agar mewaspadai potensi lontaran batuan pijar, luruhan awan panas (surge), dan tsunami yang disebabkan oleh runtuhan tubuh gunungapi ke dalam laut.

4. Masyarakat dihimbau untuk selalu menggunakan masker, untuk menghindari paparan abu vulkanik yang dapat mengganggu sistem pernafasan.

5. Masyarakat di sekitar G. Ruang diharap tenang, beraktivitas seperti biasa, tidak terpancing isu-isu tentang erupsi G. Ruang dan tetap mengikuti perkembangan aktivitas G. Ruang melalui aplikasi MAGMA Indonesia yang dapat diunduh di Google Playstore atau melalui website https://magma.esdm.go.id.

6. Pemerintah Daerah, BPBD Provinsi dan Kabupaten agar senantiasa berkoordinasi dengan Pos Pengamatan Gunung Api Ruang, Desa Tulusan, Kecamatan Tagulandang, Kabupaten Sitaro, Sulawesi Utara atau Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi di Bandung.

Pusdalops BNPB akan terus memperbaharui (mengupdate) informasi mengenai zona berbahaya yang direkomendasikan oleh Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) Kementerian ESDM.

Share :

Posted in ,

Berita Terkait

Rekomendasi untuk Anda

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

iklanIKN

Berita Terbaru

Rekomendasi Untuk Anda

Berita Terpopuler

Share :