- Index
Minggu, 14 Apr 2024 09:52 WIB
Jakarta, Vibrasi.co–PT Jasamarga Jogja Solo (JMJ) akan mengoperasikan jalur fungsional Jalan Tol Jogja-Solo satu arah pada tanggal 12-15 April 2024. Jalur ini akan beroperasi mulai pukul 06.00 hingga 17.00 WIB dari Ngawen sampai Colomadu untuk mendukung kelancaran arus balik Lebaran 2024.
Rudy Hardiansyah, Direktur Utama JMJ, menjelaskan bahwa jalur fungsional ini akan dialihkan untuk pengguna jalan yang berasal dari Jalan Raya Solo-Semarang dan menuju Jalan Tol Trans Jawa.
Mereka akan diarahkan untuk masuk melalui Gerbang Tol (GT) Banyudono dan melanjutkan perjalanan melalui GT Colomadu. Namun, di luar tanggal dan jam pemberlakuan jalur fungsional, arus lalu lintas menuju dan keluar GT Colomadu akan kembali normal menggunakan akses eksisting.
“Pada periode ini, jalur fungsional Jalan Tol Jogja-Solo akan beroperasi satu arah dari akses Ngawen (Klaten) atau GT Karanganom menuju GT Banyudono (untuk tujuan Boyolali dan/atau Kartasura) dan GT Colomadu (untuk tujuan Jalan Tol Trans Jawa),” kata Rudy dalam keterangan resminya, Sabtu (14/4/2024).
Rudy juga menjelaskan bahwa JMJ mencatat sebanyak 58.702 kendaraan melewati jalur fungsional Jalan Tol Solo-Yogyakarta-YIA Kulonprogo (Jogja-Solo) ruas Colomadu sampai Ngawen (Klaten) selama periode arus mudik. Jalur ini memiliki panjang 22 km.
Jumlah kendaraan tersebut terdiri atas 40.965 kendaraan yang menuju Exit Ngawen (Klaten) dan 17.737 kendaraan menuju Exit Ceper Karanganom. Rudy juga mengungkapkan bahwa volume lalu lintas tertinggi terjadi pada H-3 Hari Raya Idul Fitri 1445 H (7 April 2024) dengan jumlah 6.924 kendaraan melalui Exit Ngawen (Klaten) yang merupakan exit favorit pengguna jalan.
Sedangkan untuk Exit Ceper Karanganom, terdapat 2.504 kendaraan. Baca Juga: Hindari Kemacetan! Ketahui Waktu Puncak Arus Balik Lebaran 2024 dan Dapatkan Diskon Tarif Tol Dengan mengoperasikan jalur fungsional ini, JMJ berharap dapat memberikan pelayanan yang lebih optimal kepada masyarakat. Jalur ini juga diharapkan dapat menjadi alternatif untuk menghindari kepadatan lalu lintas yang sering terjadi di Tugu Kartasura Delanggu dan Jalan Raya Solo-Yogyakarta. Selain itu, dengan melewati jalur fungsional ini, masyarakat tidak perlu melewati 15 titik lampu alat pemberi isyarat lalu lintas (APILL). Waktu perjalanan dari Klaten menuju GT Colomadu juga hanya memakan waktu 25 menit jika dibandingkan dengan menggunakan jalan nasional. Melihat antusiasme masyarakat selama enam hari pengoperasian jalur fungsional Jalan Tol Jogja-Solo sebelumnya, arus lalu lintas terpantau lancar, aman, dan terkendali. Oleh karena itu, Rudy optimistis bahwa jalan tol fungsional ini juga akan mendukung arus balik para pemudik atau wisatawan yang ingin kembali ke kota asal mereka masing-masing.
Sumber Artikel berjudul “Jalan Tol Jogja-Solo Buka Jalur Fungsional Satu Arah untuk Arus Balik Lebaran”, selengkapnya dengan link: https://songgolangit.pikiran-rakyat.com/nasional/pr-3707958581/jalan-tol-jogja-solo-buka-jalur-fungsional-satu-arah-untuk-arus-balik-lebaran?page=all