- News
Minggu, 10 Mar 2024 21:11 WIB
Jakarta, Vibrasi.co–Menteri Agama (Menag) mengajak umat muslim di Tanah Air menghargai perbedaan awal puasa demi toleransi dan persatuan umat.
“Saat ini kita ketahui ada beberapa perbedaan, dan itu lumrah saja. Namun, kita harus tetap saling menghormati dan menjunjung tinggi nilai-nilai toleransi, sehingga tercipta suasana yang kondusif,” katanya di Kantor Kemenag, Jakarta, Minggu (10/3/2024).
Sebelumnya, pemerintah menetapkan 1 Ramadan 1445 H jatuh pada Selasa 12 Maret 2024 usai melakukan sidang isbat bersama sejumlah ormas Islam.
Dengan penetapan ini Menag berharap umat Islam di Tanah Air dapat beribadah puasa dengan khusyuk.
“Dan tentu kita berharap, mudah-mudahan dengan hasil sidang isbat ini seluruh umat Islam di Indonesia dapat menjalankan ibadah puasa dengan kekhusyukan,” kata Yaqut Cholil Qoumas di kantor Kemenag, Jakarta, Minggu (10/3/2024).
BACA JUGA : Hasil Sidang Isbat : Awal Puasa 12 Maret 2024
Penentuan awal Ramadan 2024 berdasarkan perhitungan dan pemantauan penampakan bulan oleh Tim Hisab dan Rukyat Kemenag.
Dalam laporannya, Tim Hisab dan Rukyat Kemenag menyebut malam ini hilal belum terlihat minimal 3 derajat sebagai syarat terbentuknya bulan baru.
Pemantauan di 134 titik di Indonesia menunjukkan ketinggian hilal di seluruh Indonesia minus 0 derajat 20,2 menit sampai dengan 0 derajat 52,09 menit.
Sehingga hilal baru akan mencapai 3 derajat pada besok sore, Senin (11/3/2024). Artinya 1 Ramadhan 1445 H akan jatuh pada Selasa (12/3/2024).
Posted in News