Dewan Pers dan Tiga Capres Deklarasi Kebebasan Pers

-
Sabtu, 10 Feb 2024 21:18 WIB

No Comments

Dewan Pers dan Tiga Capres Deklarasi Kebebasan Pers

Jakarta, Vibrasi.co–Dalam rangka jaminan kebebasan pers oleh siapapun capres yang akan memenangkan pilpres 2024, Dewan Pers dan tiga pasangan capres-cawapres menggelar ‘Deklarasi Kemerdekaan Pers’di Gedung Dewan Pers, Jakarta Pusat, Sabtu (10/2/2024) malam.

Deklarasi ini juga ditandai dengan penandatanganan Komitmen Kemerdekaan Pers oleh ketiga capres yang berkontestasi dalam pilpres 2024. 

Dari tiga capres, hanya Anies Baswedan yang hadir secara langsung. Sedangkan capres nomor urut 2 Prabowo Subianto diwakili oleh Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Rosan Roeslani. Capres nomor urut 3 Ganjar Pranowo hadir secara virtual dan diwakili  oleh Ketua Tim Pemenangan Nasional (TPN) Arsjad Rasjid.

Dalam sambutannya, Ketua Dewan Pers Ninik Rahayu mengatakan kemerdekaan pers adalah salah satu simbol reformasi dan serta lambang tegaknya demokrasi. Sehingga hal tersebut merupakan sebuah keniscayaan kepada siapapun presiden terpilih nantinya.

“Demokrasi akan tegak apabila pers dapat menjalankan peran dan fungsinya dengan bebas serta terhindar dari campur tangan pihak manapun, sebaliknya merupakan penanda goyah-nya demokrasi apabila pers menjadi terbelenggu represi dan kehilangan independensi,” kata Ninik. 

Ninik mengingatkan, kemerdekaan pers memiliki dinamika yang terus berkembang.

“Kebebasan pers bukanlah sesuatu yang statis. Kemerdekaan pers akan menghadapi dinamika sekaligus tantangan baik dari dalam lingkungan pers maupun dari luar, ” tambah Ninik.

Apalagi perkembangan teknologi informasi yang pesat juga semakin menumbuhkan kesadaran sosial akan pentingnya sebuah informasi.

“Bersamaan dengan hal tersebut, perkembangan teknologi digital dan media sosial memberi ruang yang sangat luas bagi tumbuhnya disinformasi maupun malainformasi. Sehingga situasi ini menantang pers untuk hadir sebagai penjernih dan satu-satunya rujukan informasi,” tuturnya.

 

Pada kesempatan yang sama Wakil Menteri Komunikasi dan Informatika Nezar Patria menyatakan, Kemenkominfo mendukung Deklarasi Komitmen Kemerdekaan Pers dan mendukung pemilu yang damai, jujur, dan adil.

“Kebebasan pers indikator yang penting. Alhamdulillah selama reformasi berjalan dan setelah melewati beberapa pimpinan nasional komitmen itu cukup kuat.  Dan lewat Pemilu 2024 ini kita harapkan kompetisi yang adil dan tentu saja pemilu damai,” ujarnya.

Sementara dalam kesempatan yang sama, capres nomor urut 1 Anies Baswedan mengatakan saat ini Indonesia sedang menjalani proses demokrasi dan ada lebih dari 560 definisi demokrasi.

Namun secara garis ada tiga definisi utama, yakni mempunyai pemilu yang jujur, adil dan transparan. Kedua memberikan ruang bagi oposisi, dan ketiga memberikan ruang untuk kebebasan berekspresi.

“Kalau kita ambil tiga bagian itu, maka media memiliki peran yang sangat mendasar untuk menjaga itu. Kami yang berada di pemerintahan memiliki tanggung jawab dalam sebuah demokrasi untuk menjaga ruang agar tiga ini bisa berjalan dengan baik,” katanya.

Sementara itu, Ketua Umum TKN Prabowo-Gibran, Rosan Roeslani menyampaikan permohonan maaf atas ketidakhadiran capres Prabowo Subianto. Dia menyebut, Prabowo tidak bisa hadir karena baru saja selesai menggelar kampanye akbar pamungkas di Stadion Utama Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta Pusat.

Kendati begitu, Rosan menyampaikan pesan Prabowo bahwa capres nomor urut 2 itu berkomitmen menjaga kebebasan pers.

“Indonesia sebagai negara demokrasi terbesar ketiga di dunia, tentu kemerdekaan pers adalah hal yang mutlak harus kita jaga dan tingkatkan,” ujar Rosan.

Sedangkan secara virtual, capres nomor urut 3 Ganjar Pranowo menyatakan ia berkomitmen menjamin kebebasan pers. 

Bahkan menurut Ganjar, kebebasan pers merupakan hal yang wajib hukumnya bagi siapapun untuk mempunyai komitmen dalam kebebasan pers.

“Kalau sekarang kita dorong mari kita dorong persnya yang dilatih, pemda membantu meskipun kemudian dia akan mengkritik kita. Itu edukasi yang perlu kita berikan dan saya kira wajib hukumnya siapapun untuk mempunyai komitmen dalam kebebasan pers,” ujarnya.

Share :

Posted in

Berita Terkait

Rekomendasi untuk Anda

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

egypt air banner

Berita Terbaru

Rekomendasi Untuk Anda

Berita Terpopuler

Share :