Demi Pemilu, Empat Polisi Ini Jalan Kaki 3 Hari Menembus Hutan

-
Jumat, 09 Feb 2024 10:41 WIB

No Comments

Polisi Jalan Kaki 3 Hari

Jakarta, Vibrasi.co–Menjalani tugas sebagai aparat negara demi suksesnya Pemilu 2024 bukanlah tugas yang mudah. Empat polisi ini bahkan harus berjalan kaki selama 3 hari menembus lebatnya hutan pedalaman Sulawesi Tengah dalam rangka pengawalan logistik pemilu.

Keempat polisi tersebut  yaitu Aiptu Frets Adolof Rombot, Bripka Agus Tongkasi, Brigpol Mohammad Rifandi Yasin dan Brigpol I Gede Aryadi Oka.

Mereka adalah anggota Polres Banggai Polda Sulawesi Tengah yang bertugas mengawal logistik Pemilu 2024 ke wilayah pedalaman. Tepatnya  ke Desa Baloa Doda, Kecamatan Pagimana, Kabupaten Banggai, Sulawesi Tengah. 

Pengawalan sudah berlangsung sejak Kamis (8/2/2024) siang, dan hingga hari ini Jumat (9/2/2024) masih di dalam perjalanan menuju lokasi.

“Karena jaraknya yang cukup jauh sekitar tiga hari berjalan kaki, sehingga logistik Pemilu 2024 ke TPS Desa Baloa Doda didistribusikan lebih awal,” ungkap Kapolsek Pagimana, AKP Makmur, Kamis (8/2/2024).

Dalam perjalanan, para petugas yang terdiri dari TNI-Polri dan KPPS, PPS dan warga setempat itu, harus memikul 10 kotak suara.

Mereka mendaki gunung, melewati hutan belantara dan menerjang beberapa sungai yang deras.  Mereka juga harus bermalam di tengah hutan. Sementara bekal yang mereka bawa adalah beras, mi instan, sarden, dan lainnya.

 

“Semoga dalam perjalanan tim tidak mendapatkan kendala dan hambatan seperti hujan deras serta hewan buas,” harapnya.

Makmur menambahkan, tugas pengawalan logistik Pemilu 2024 merupakan tugas wajib yang harus dijalankan jajarannya dalam rangka menyukseskan pemilu.

“Sebab, meskipun berada di pedalaman, warga di sana tetap warga negara Indonesia yang memiliki hak pilih,” tegas Makmur.   

Makmur juga menambahkan tugas ini merpakan wujud dedikasi Polri dan TNI agar pelaksanaan Pemilu 2024 tahap pencoblosan pada 14 Pebruari nanti dapat berjalan lancar. 

Kecamatan Banggai merupakan salah satu kecamatan yang terletak di Kabupaten Banggai. Lokasinya berjarak sekitar 64 km dari Kota Luwuk, Ibukota Kabupaten Banggai.

Kecamatan ini memiliki 33 desa yang dengan wilayah beragam, mulai dari wilayah pesisir pantai hingga pedalaman hutan. Desa Baloa Doda sendiri berada di pedalaman hutan Sulawesi Tengah.

 

Share :

Posted in

Berita Terkait

Rekomendasi untuk Anda

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

iklanIKN

Berita Terbaru

Rekomendasi Untuk Anda

Berita Terpopuler

Share :