Forjukafi Perkuat Komitmen Diseminasi Wakaf di Indonesia

-
Selasa, 18 Apr 2023 13:08 WIB

No Comments

forjukafi

Jakarta, Vibrasi.co–Forum Wartawan Wakaf Indonesia (Forjukafi) yang beranggotakan jurnalis dari berbagai media massa nasional menggelar silaturahmi dalam rangka memperkuat komitmen penyebar informasi atau diseminasi wakaf di Indonesia.

Kegiatan berlangsung di Warunk WOW KWB, Jakarta Selatan, pada Senin malam, (17/04/2023) disertai buka bersama.

Ketua Umum Forjukafi sekaligus jurnalis senior Wahyu Muryadi mengungkapkan, pertemuan ini merupakan bagian dari komitmen para jurnalis untuk terus melakukan diseminasi serta penguatan literasi tentang wakaf kepada masyarakat Indonesia.

“Ada program-program yang sudah kita sedang buat, agar semuanya dapat terwujud maka perlu konsolidasi antar anggota, dan acara ini merupakan bagian dari penguatan atau konsolidasi tersebut,” tuturnya.

Program-program Forjukafi diantaranya Gerakan Nasional Wakaf Produktif dan Wakaf Goes to Campus, serta sejumlah program lain yang sedang dimatangkan.

“Semua program itu merupakan bentuk komitmen Forjukafi untuk turut berkontribusi menyebarkan informasi yang luas tentang wakaf di Indonesia agar kesadaran kolektif tentang pentingnya wakaf dalam mewujudkan tujuan pembangunan Indonesia dapat terwujud,” tambah Wahyu.    

Dikutip dari Wakaf Indonesia (BWI) potensi sektor perwakafan di Indonesia, terutama wakaf uang, ditaksir dapat menembus angka 180 triliun rupiah per tahun. 

Namun, perolehannya hanya sekitar setengah persen dari total potensi yang ada. Kesenjangan antara potensi dan realisasi ini, salah satunya, disebabkan oleh tingkat literasi wakaf masih rendah, yakni skor indeksnya baru sebesar 50,48 berdasarkan studi BWI dan Kementerian Agama pada 2020.

Forjukafi didirikan pada 27 April 2021 di Jakarta. Setahun berjalan Forjukafi langsung menggelar rakernas pertama pada Oktober 2022, di Gedung Perpustakaan Nasional RI yang dibuka oleh Wakil Presiden RI KH Ma’ruf Amin. 

Dalam deklarasi pendiriannya, Forjukafi mengambil peran untuk meningkatan literasi dan inklusi wakaf masyarakat yang pada gilirannya dapat memicu kesadaran kolektif masyarakat terhadap wakaf. 

Kesadaran kolektif akan mendorong inklusi, keterlibatan, dan mobilitas masyarakat untuk berwakaf guna menuntaskan agenda utama pembangunan bangsa, yaitu pembangunan pendidikan, meningkatkan kesehatan, dan memajukan ekonomi. 

Share :

Posted in

Berita Terkait

Rekomendasi untuk Anda

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *